CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PRODI GIZI

1. CPL -1: Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

2. CPL-2: Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

3. CPL-3: Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

4. CPL-4: Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi

5. CPL-5: Mampu menjelaskan teori dasar, iptek gizi serta ilmu terkait (ilmu pangan, biomedik, humaniora, dan manajemen) secara terstruktur

6. CPL-6: Mampu mengaplikasikan iptek gizi dalam pemecahan masalah triple burden malnutrition pada perorangan, kelompok dan masyarakat melalui penilaian status gizi

7. CPL-7: Mampu berkomunikasi efektif dalam pelayanan konseling, edukasi gizi, dan dietetik untuk menangani masalah triple burden malnutrition pada individu, kelompok dan masyarakat sesuai hasil kajiannya serta mempertimbangkan implikasinya

8. CPL-8: Mampu mengelola pelayanan gizi berdasarkan penilaian gizi yang sudah baku secara mandiri

9. CPL-9: Mampu mambuat keputusan dalam proses pemecahan masalah triple burden malnutrition pada perorangan, kelompok dan masyarakat melalui penilaian status gizi dan faktor terkait

10. CPL-10: Mampu mengembangkan pelayanan gizi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta mampu beradaptasi pada kondisi sumber daya terbatas

11. CPL-11: Mampu mendesain dan mengelola pendidikan gizi dengan menggunakan media dan metode sesuai karakteristik sasaran

12. CPL-12: Mampu mendesain dan mengelola penyelenggaraan makanan pada institusi, rencana bisnis untuk program, produk atau layanan dengan menerapkan konsep – konsep gizi dan manajemen

13. CPL-13: Mampu mengembangkan minat, karir, dan bakat melalui pendekatan saintifik dan sosial yang relevan dengan bidang gizi secara profesional 

14. CPL-14: Mampu melakukan penelitian di bidang gizi dan mendiseminasikan kajian penelaahan masalah gizi yang akurat dalam bentuk laporan penelitian

15. CPL-15: Mampu mengaplikasikan ilmu gizi dalam sport, exercise dan physical activity pada atlet, insan olahraga dan masyarakat untuk menunjang performa, kebugaran, dan manajemen penyakit kronis.


*PL*

PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI S1 GIZI 

Secara garis besar, profil lulusan yang akan dihasilkan dari Program Studi S-1 Gizi Universitas Negeri Surabaya adalah sebagai pelaksana asuhan gizi (Nutrition Care Provider) di rumah sakit, klinik, puskesmas, klub kebugaran atau klub olahraga. Pengelola layanan penyelenggaraan makanan (Foodservice Manager) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), restoran dan catering diet. Pengelola program gizi Masyarakat (Community Leader), Wirausaha Pangan dan Gizi (Nutrition Entrepreneur), Peneliti bidang pangan dan gizi (Researcher). Adapun penjabaran deskripsi dari profil lulusan secara rinci dapat dilihat pada tabel di bawah ini: 

PL1. Pelaksana Asuhan Gizi (Nutrition Care Provider)

Lulusan sarjana gizi Universitas Negeri Surabaya:

a. Mampu mengelola pelayanan gizi berdasarkan penilaian gizi yang sudah baku secara mandiri;

b. Mampu mengembangkan pelayanan gizi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta mampu berdaptasi pada kondisi sumber daya terbatas; 

c. Mampu mengelola penyelenggaraan makanan pada institusi dengan menerapkan konsep– konsep manajemen; 

d. Mampu berkomunikasi efektif dalam pelayanan konseling, edukasi gizi, dan dietetik untuk menangani masalah gizi individu, kelompok dan serta masyarakat sesuai hasil kajiannya mempertimbangkan implikasinya. 

e. Mampu bekerja sama dalam tim kesehatan (dokter, perawat, tenaga kesehatan lain).  

f. Mampu melakukan pelayanan gizi di rumah pusat sakit, klinik, puskesmas, maupun kebugaran atau klub olahraga

PL2. Pengelola layanan penyelenggaraan makanan (Foodservice Manager)

a. Mampu merencanakan dan mengelola sistem penyelenggaraan makanan di berbagai institusi (SPPG, restoran, catering diet) termasuk penyusunan menu sesuai kebutuhan gizi dan karakteristik sasaran.

b. Mampu mengelola proses penyediaan makanan secara menyeluruh mulai dari pengadaan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi dengan memperhatikan mutu, cita rasa, dan nilai gizi.

c. Mampu menerapkan prinsip higiene, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai standar yang berlaku. 

d. Mampu mengelola sumber daya (tenaga kerja, biaya, serta sarana prasarana) secara efektif dan efisien serta melakukan evaluasi mutu pelayanan dan kepuasan konsumen.

e. Mampu mengembangkan inovasi produk makanan sehat termasuk diet khusus sesuai kebutuhan.

PL3. Pengelola program gizi Masyarakat (Community Leader) 

a. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah gizi masyarakat berbasis data serta menentukan prioritas masalah. 

b. Mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program intervensi gizi masyarakat yang promotif, preventif, dan berbasis pemberdayaan.

c. Mampu melakukan komunikasi yang efektif dan advokasi dalam menangani masalah gizi individu, kelompok dan masyarakat (communicator and advocacy skill).

d. Mampu bekerja sama dengan lintas sektor serta mempertimbangkan aspek sosialbudaya, 

ekonomi, dan lingkungan dalam pelaksanaan program. 

e. Mampu mengembangkan inovasi program untuk meningkatkan status gizi masyarakat secara berkelanjutan. 

PL4. Wirausaha pangan dan gizi (Nutrition Enterpreneur)

a. Mampu mengembangkan rencana bisnis untuk program, produk atau layanan, termasuk pengembangan anggaran, kebutuhan staf, persyaratan fasilitas, perlengkapan dan persediaan. 

b. Mampu menegakkan food safety dan hazard analysis critical control point (HACCP) dalam mengembangkan produk. 

PL5. Peneliti bidang pangan dan gizi (Researcher) 

a. Mampu melaksanakan penelitian dan mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi bidang gizi (research and appraisal skill).

b. Mampu bekerjasama dalam tim dan bertanggung atas hasil kerja mandiri atau kelompok.