A.    VISI MISI & TUJUAN PROGRAM STUDI S1 GIZI

Visi

Menjadi program studi yang unggul, adaptif, dan inovatif dan berdaya saing global dalam pengembangan iptek bidang gizi olahraga yang berwawasan kewirausahaan.

Misi

1. Menyelenggarakan program pembelajaran gizi yang berkualitas, adaptif, dan inovatif serta memiliki keunggulan dalam bidang gizi olahraga

2. Menyelenggarakan penelitian gizi yang adaptif, inovatif, berbasis kewirausahaan, dan terekognisi di tingkat global dalam bidang gizi olahraga

3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif serta berbasis kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat di bidang gizi olahraga

4. Menyelenggarakan kegiatan tridarma perguruan tinggi secara sinergi, terintegrasi, harmonis, dan berkelanjutan dengan memperhatikan keunggulan prodi

5. Menyelenggarakan manajemen Program Studi S1 gizi yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggungjawab, adil, dan menjamin mutu berkelanjutan

6.     Meningkatkan jejaring dan kolaborasi dengan mitra secara pentahelix di tingkat nasional dan global yang produktif dalam menciptakan, mengembangkan, dan menyebarluaskan inovasi di bidang gizi olahraga

Tujuan

1.     Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang gizi,khususnya gizi olahraga yang adaptif dan inovatif

2.     Menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan relevanyang berbasis kewirausahaan untuk mendukung kolaborasi riset nasional dan global.

3.     Meningkatkan partisipasi aktif dosen dan mahasiswa untuk mengaplikasikan hasil risetkepada masyarakat berbasis gizi olahraga dan kewirausahaan.

4.     Mewujudkan integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat secara tematik sesuai keunggulan prodi

5.     Mewujudkan tata kelola yang efisien dengan budaya kerja yang berintegritas dan adil

6.     Memperkuat kolaborasi strategis pentahelix dan menjadi pusat kolaborasi, inovasi gizi olahraga yang diakui nasional dan global.

B.    PROFIL DOSEN PROGRAM STUDI S1 GIZI

No

NAMA DOSEN

RUMPUN ILMU

KOMPETENSI / MINAT

1

Prof. Dr Rita Ismawati, M.Kes.

Food Service Management

Pengembangan Produk dan Pangan Fungsional

2

Amalia Ruhana, SP., M. Kes

Food Service Management

Food Service Management dan Ketahanan Pangan

3

Veni Indrawati, M.Kes.

Food Service Management

Gizi Kuliner dan Pengembangan Produk Pangan

4

Choirul Anna Nur Afifah, S.Pd., M.Kes.

Gizi Masyarakat

Kuliner, Pendidikan Gizi, Strategi Gizi, Ketahanan Pangan

5

Dra Rahayu Dewi Soeyono, M.Si.

Gizi Masyarakat

Pendidikan Gizi dan Kewirausahaan Gizi

6

Cleonara Yanuar Dini, S.Gz., Dietisien, M.Sc.

Gizi Klinik

Gizi olahraga, Gizi biomolekuler, Dietetik Jantung, Gizi Geriatri, Pendidikan Gizi, dan Dietetik Kasus Kritis

7

Satwika Arya Pratama, S.Gz., M.Sc.

Gizi Klinik

Gizi pada Diabetes, Obesitas dan Hepar, Gizi Olahraga

8

Lini Anisfatus Sholihah, S.Gz., M.Sc.

Gizi Klinik

Nutritional Physiology, obesitas, paediatric nutrition, karbohidrat

9

Desty Muzarofatus S, S.KM., M.Kes

Gizi Masyarakat

Sport Nutrition and Wellness, Gizi Anak sekolah dan Remaja, Pendidikan dan Konseling Gizi

10

Dr. Yuni Nurwati, S.Gz., Dietisien., M.Gz

Gizi Masyarakat

Applied nutrition, human nutrition (pregnancy and toddler)

11

Hanna Nurjanah, S.Gz., M.Si

Gizi Klinik

Gizi Lansia, Enteral Nutrition

12

Fista Utami S.Tr.Gz., M.Gz.

Gizi Klinik

Dietetik Nefrologi dan Gizi Imuno-Hormonal

13

Ika Nurmaya, S.K.M., M.Kes.

Gizi Masyarakat

Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Gizi Masyarakat, Ilmu Komunikasi Gizi, Ilmu Kesehatan Masyarakat

14

Aulia Putri Srie Wardani, S.Gz., M.Sc

Gizi Klinik

pediatric nutrition, sport nutrition, food quality & safety

15

Roselynne Anggraini, S.Gz., M.Gizi

Gizi Masyarakat

food environment, food choice, sustainable diet, obesity

16

Ratna Candra Dewi, S.KM.,M.Kes.

Gizi Masyarakat

Gizi Olahraga, Epidemiologi Gizi

17

Anindya Mar'atus Sholikhah, S.KM., M.Kes.

Gizi Masyarakat

Gizi Olahraga, Kesehatan Olahraga, Obesitas

18

Fitriana Nugraheni, M.Gz

Gizi Masyarakat

Pendidikan Gizi, Body Image, Gangguan Makan, Gizi remaja.

19

Dr. Salma Shafrina Aulia, S.Gz., M.Si

Gizi Klinik

Dementia, Gizi pra lansia dan lansia, development product for elderly, stunting

20

Idcha Kusma Ristanti, S.Tr.Gz., M.Gz

Food Service Management

food service management, food safety, functional food

21

Raisya, S.TP., M.TP., M.Sc

Food Service Management

Functional food; food safety; food security; food microbiology

22

Noor Rohmah Mayasari, S.TP., M.PH., Ph.D.

Food Service Management

Functional food on disease prevention and sports, Women Maternal and Child, food security

23

Wildan Alfira Gusrianto, S.Gz., M.Gz

Gizi Klinik

Formula enteral, antioksidan, gizi molekuler, food habit

24

Novianti Tysmala Dewi S.Gz., M.Gizi

Food Service Management

Food service management, pediatric nutrition, sustainability and food waste management

25

Hamidah Aula Rusydiana, S.Gz., M.Gz.

Gizi Masyarakat

Ekologi pangan dan gizi, Epidemiologi, Manajemen program gizi


C.    CAPAIAN LULUSAN PROGRAM STUDI S1 GIZI

1. CPL-1: Lulusan mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan, budaya nasional, serta etika akademik dalam pelaksanaan tugasnya. Capaian ini dibebankan pada seluruh mata kuliah Agama sesuai keyakinan mahasiswa, seperti Agama Islam, Kristen, Katolik,Hindu, Buddha, Konghucu, dan lainnya.

2. CPL-2: Lulusanmenunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, mampu belajar sepanjang hayat, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Fisiologi dan Kewirausahaan.

3. CPL-3: Lulusan mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai bidang keahliannya dan standar kompetensi. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah seperti Anatomi Fisiologi, Gizi Kuliner, Kewirausahaan, Komputer Terapan, Konseling Gizi, Manajemen Program Gizi, Metabolisme Gizi Mikro, Mikrobiologi Pangan, Patofisiologi Penyakit Menular, dan Wirausaha Gizi.

4. CPL-4: Lulusan mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan dan bekerja secara kolaboratif. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Kewirausahaan.

5. CPL-5: Lulusan menguasai teori dasar ilmu gizi, pangan, biomedik, patofisiologi, kesehatan masyarakat, serta pengetahuan tentang pelayanan dan kewenangan ahli gizi dalamsistem kesehatan nasional dan ketahanan pangan nasional. Capaian ini dibebankan pada berbagai mata kuliah dasar dan keahlian seperti Dasar Ilmu Gizi, Ketahanan Pangan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fisiologi, Patofisiologi, Metabolisme Gizi, Manajemen Pelayanan Makanan, dan lainnya.

6. CPL-6: Lulusan menguasai konsep teoritis dietetik untuk memecahkan masalah gizi individu,kelompok, dan masyarakat melalui penilaian status gizi. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Diagnosa Gizi, Ilmu Komunikasi, Gizi Dalam Daur Kehidupan, Patofisiologi, dan lainnya.

7. CPL-7: Lulusan mampu berkomunikasi secara efektif dalam layanan konseling, pendidikan gizi, dan dietetik. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah seperti Konseling Gizi, Pendidikan Gizi, Diseminasi, dan Manajemen Program Gizi.

8. CPL-8: Lulusan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pengembangan produk pangan serta memberikan solusi terhadap permasalahan gizi dan pangan. Capaian ini dibebankanpada mata kuliah seperti Gizi Kuliner, Teknologi Pangan, Keamanan Pangan,Ekologi Gizi, Interaksi Nutrien Obat, dan lainnya.

9. CPL-9: Lulusan mampu mengambil keputusan dalam pengelolaan pelayanan gizi berbasis data antropometri, konsumsi makanan, dan hasil pemeriksaan biokimia serta klinis. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Diagnosa Gizi, Penilaian Status Gizi, Pendidikan Gizi, Interaksi Nutrien Obat, dan lainnya.

10. CPL-10: Lulusan mampu mengembangkan pelayanan gizi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif serta beradaptasi dalam kondisi keterbatasan sumber daya. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah seperti Epidemiologi Gizi, Patofisiologi, Keamanan Pangan, Biostatistika, dan lainnya.

11. CPL-11: Lulusan mampu merancang dan mengelola pendidikan gizi dengan metode dan media yangsesuai dengan karakteristik sasaran. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Pendidikan Gizi, Strategi Pendidikan Gizi, Dietetika, Diseminasi, dan Manajemen Program Gizi.

12. CPL-12: Lulusan mampu mendesain dan mengelola penyelenggaraan makanan di institusi berdasarkan konsep manajemen. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah seperti Manajemen Penyelenggaraan Makanan, Kuliner Dietetik, Kuliner Lanjut, Gizi Kuliner, dan Mpk-Pelaporan/Perencanaan Program Gizi Layanan Makanan.

13. CPL-13: Lulusan mampu mengembangkan minat, karir, dan bakat profesional di bidang gizi melalui pendekatan saintifik dan sosial. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Kewirausahaan.

14. CPL-14: Lulusan mampu melakukan penelitian di bidang gizi dan mendiseminasikan hasil kajian secara akurat dalam bentuk laporan. Capaian ini dibebankan pada mata kuliah Metodologi Penelitian, Biostatistika, Desiminasi, Epidemiologi Gizi, dan Komputer Terapan.

15. CPL-15: Lulusan mampu mengaplikasikan ilmu gizi dalam sport, exercise, dan aktivitas fisik untuk menunjang performa, kebugaran, dan manajemen penyakit kronis. Capaian ini belum dicantumkan secara eksplisit pada mata kuliah tertentu.

DPROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI S1 GIZI

Secara garis besar, profil lulusan Sarjana Gizi Universitas Negeri Surabaya dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu

1) care provider pelayanan gizi, 2) supervisor pendidikan dan pelatihan gizi, 3) peneliti ilmiah gizi, dan 4) wirausaha gizi (nutrition entrepreneur).

Adapun penjabaran deskripsi dari profil lulusan secara rinci adalah sebagai berikut :

1.     PL1 Care Provider PelayananGizi

Lulusan sarjana gizi Universitas Negeri Surabaya:

a. Mampu mengelola pelayanan gizi berdasarkan penilaian gizi yang sudah baku secara mandiri;

b. Mampu mengembangkan pelayanan gizi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta mampu berdaptasi pada kondisi sumber daya terbatas;

c. Mampu mengelola penyelenggaraan makanan pada institusi dengan menerapkan konsep–konsep manajemen;

d. Mampu berkomunikasi efektif dalam pelayanan konseling, edukasi gizi, dandietetik untuk menangani masalah gizi individu, kelompok dan masyarakat sesuai hasil kajiannya serta mempertimbangkan implikasinya.

2.     PL2 Supervisor Pendidikan dari PelatihanGizi. 

Lulusan sarjana gizi Universitas Negeri Surabaya mampu mengelola pendidikan gizi dengan menggunakan media dan metode sesuai karakteristik sasaran.

3.     PL3 PenelitiIlmiah Gizi. 

Lulusan sarjana gizi Universitas Negeri Surabaya memiliki kemampuan berfikir (meta-kognitif) dengan landasan ilmiah, mampu bekerjasama dalam tim dan bertanggung atas hasil kerja mandiri atau kelompok dan memiliki sikap kritis,

4.    PL4. WirausahaGizi (Nutrition Entrepreneur). 

Lulusan sarjana gizi Universitas Negeri Surabaya mampu mengembangkan rencana bisnis untuk program, produk atau layanan, termasuk pengembangan anggaran, kebutuhan staf, persyaratan fasilitas, perlengkapan dan persediaan.

E. KEUNGGULAN PROGRAM STUDI S1 GIZI

Program Studi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya memiliki keunggulan yang di bidang Gizi Olahraga, didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan berpengalaman, juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang memadai serta sarana olahraga yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang gizi olahraga.

1.     Strengths (Kekuatan)

Keunggulan di Bidang Ilmu: Fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di bidang gizi olahraga memberikankeunggulan dalam menghadirkan program studi yang memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan industri kesehatan dan olahraga.

Inovasi dan Adaptasi: Kemampuan program studi untuk beradaptasi dengan perkembangan tren ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di bidang gizi olahraga menjadi nilai tambah yang dapat menarik minat calon mahasiswa.

Wawasan Kewirausahaan: Memiliki visi yang menyertakan unsur kewirausahaan memberikan program studi keuntungan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil dalam bidang ilmu tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang berbasis pada gizi olahraga.

Kualitas Pendidikan: Dapat mengembangkan kurikulum yang relevan dan berbasis pada riset dan inovasi terkini, yang mendukung pembentukan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

2.     Weaknesses (Kelemahan)

Sumber Daya Manusia Terbatas: Mungkin ada kekurangan dalam jumlah dan kualitas dosen atau tenaga pengajar yang memiliki keahlian mendalam di bidang gizi olahraga dan kewirausahaan.

Fasilitas dan Infrastruktur: Terbatasnya fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung riset dan pengembangan ilmu di bidang gizi olahraga bisa menjadi hambatan dalam mencapainya visi global.

Keterbatasan Pengalaman Internasional: Sebagai program studi yang bertujuan berdaya saing global, keterbatasan kolaborasi internasional atau jaringan di luar negeri dapat memperlambat pencapaian visi tersebut.

Pendanaan Penelitian: Terbatasnya dana untuk penelitian dan pengembangan di bidang gizi olahraga bisa menghambat inovasi dan riset yang diharapkan untuk memperkuat daya saing.

3.     Opportunities (Peluang)

Tumbuhnya Industri Kesehatan dan Olahraga: Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kebugaran, program studi ini dapat menarik lebih banyak minat, baik dari mahasiswa lokal maupun internasional.

Kerja Sama dengan Industri: Peluang untuk menjalin kerjasama dengan industri olahraga, kesehatan, dan gizi untuk pengembangan kurikulum serta riset, sehingga menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja.

Globalisasi dan Perdagangan Bebas: Peluang untuk memperluas jaringan dan kerjasama internasional di bidang gizi olahraga, melalui program pertukaran mahasiswa, riset bersama, atau program magang internasional.

Tren Kewirausahaan di Bidang Kesehatan: Meningkatnya minat untuk menciptakan usaha di bidang kesehatan dan gizi olahraga memberikan peluang bagi lulusan untuk membuka usaha sendiri dan memanfaatkan ilmu yang didapat dalam program studi.

4.     Threats (Ancaman)

Persaingan dengan Program Studi Lain: Adanya program studi lain yang lebih mapan atau memiliki spesialisasi yang serupa di tingkat internasional bisa menjadi ancaman bagi daya saing global program studi ini.

Perubahan Regulasi Pendidikan: Kebijakan pemerintah atauperubahan regulasi di bidang pendidikan tinggi dapat mempengaruhi pengembangan program studi dan alokasi dana untuk riset dan pengajaran.

Perubahan Tren Pasar: Tren yang cepat berubah dalam bidang olahraga dan kesehatan bisa membuat kurikulum yang diajarkan tidak lagi relevan jika tidak selalu diperbarui sesuai dengan kebutuhan pasar.

Keterbatasan Pengakuan Global: Adanya hambatan dalam mendapatkan pengakuan internasional yang cukup kuat untuk menjamin daya saing global program studi ini di tingkat dunia.

5.     Kesimpulan

Visi keilmuan program studi ini menunjukkan potensi yang besar, terutama dengan fokus pada inovasi, adaptasi, dan kewirausahaan di bidang gizi olahraga. Namun, untuk mencapai visi tersebut, perlu adanya perhatian lebih pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas riset, serta strategi pengembangan jaringan internasional yang dapat mendukung pencapaian daya saing global.


Dokumen Profil Program Studi dapat diunduh pada: Download