Program Studi S1 Gizi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), memiliki fokus pengembangan keilmuan yang terbagi ke dalam tiga rumpun utama, yaitu: Gizi Klinik, Gizi Masyarakat, dan Manajemen Pelayanan Makanan (MPM). Ketiga rumpun tersebut dikembangkan secara integratif dengan kekhasan prodiyang berorientasi pada bidang olahraga, inovasi produk gizi,serta pembentukan jiwa kewirausahaan di bidang pangan dan gizi.

Roadmap penelitian Prodi S1 Gizi FIKK UNESA disusun dengan mengacu pada Nutrition Conceptual Framework dari UNICEF, yang menekankan hubungan antara penyebab langsung (immediate causes), penyebab mendasar (underlying causes), dan penyebab dasar (basic causes) dari permasalahan gizi. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan penelitian yang komprehensif dan multidisipliner dalam upaya meningkatkan status gizi individu dan masyarakat.

Selain itu, roadmap penelitian juga diarahkan untuk menjawab isu-isu strategis nasional dan global, termasuk gizi pada atlet dan individuaktif secara fisik, pengembangan produk pangan inovatif berbasis potensi lokal,serta intervensi gizi berbasis pemberdayaan masyarakat dan teknologi tepatguna. Penelitian juga didorong untuk memiliki potensi hilirisasi, baik dalam bentuk produk, model intervensi, maupun kebijakan, yang mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

                                                                                                                 

                                                                                              Gambar 1. UNICEF Nutrition Conceptual Framework.

Tahun

Gizi Klinik

Gizi Masyarakat

MPM

Gizi Olahraga

Inovasi Produk

2023

Eksplorasi Masalah

Survei malnutrisi dan penyakit kronik

Pemetaan masalah gizi masyarakat (contoh: stunting, obesitas)

Audit higiene sanitasi

Survei status gizi atlet pelajar

Identifikasi bahan pangan lokal potensial (contoh: moringa, tempe, ikan lele)

Validasi alat asesmen klinik

Survei konsumsi pangan keluarga

Evaluasi kualitas makanan institusi

Kebutuhan energi harian atlet muda

Eksplorasi minuman isotonik alami berbasis kelapa muda atau buah tropis

2024

Analisis Korelasi

Hubungan diet dengan luaran klinis pasien

Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan masalah

gizi

Hubungan kualitas layanan makanan dan kepuasan pasien

Pengaruh sarapan terhadap performa fisik

Formulasi awal pengembangan produk dan pangan

fungsional

Analisis risiko gizi buruk

Ketahanan Pangan rumah tangga

 

Gizi dan cidera olahraga

Riset awal energy bar untuk atlet berbasis pangan lokal

2026

Intervensi & Uji Produk

Intervensi Medical Nutrition Therapy (MNT) berbasis diet lokal

Intervensi edukasi keluarga berbasis media grafis/audio visual

Penerapan SOP dapur sehat

Uji coba snack & minuman pre/post workout

Prototipe 1: produk pengembangan produk berbasis pangan lokal

Edukasi digital pasien

 

Intervensi kebersihan pangan sekolah

Intervensi gizi atlet pelajar

Aplikasi edukasi gizi berbasis Android untuk pelatih/atlet pelajar

2027

Replikasi & Hilirisasi

Awal

Kolaborasi rumah sakit untuk MNT

Replikasi intervensi di desa/kota lain

Digitalisasi sistem pemesanan makanan pasien

Kolaborasi pelatih dalam perbaikan pola makan atlet

Hilirisasi pengembangan produk dan pangan fungsional

Evaluasi kepatuhan pasien

Model gizi masyarakat berkelanjutan

 

 

Sertifikasi halal & uji organoleptik produk pangan/ pangan fungsional


Melalui pendekatan yang holistik dan adaptif terhadapisu-isu gizi terkini, roadmap ini diharapkan dapat mendorong lahirnya penelitian-penelitian yang aplikatif, solutif, dan berdaya saing. Penelitian yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang gizi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan status gizi masyarakat dan pengembangan produk bernilai ekonomi.

Dengan roadmap ini, Program Studi S1 Gizi FIKK UNESAberkomitmen menjadi pelopor dalam pengembangan keilmuan gizi yang relevandengan kebutuhan zaman dan bermanfaat bagi masyarakat luas.