Program Studi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya memiliki keunggulan yang di bidang Gizi Olahraga, didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan berpengalaman, juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang memadai serta sarana olahraga yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang gizi olahraga

Strengths (Kekuatan)

Keunggulan di Bidang Ilmu: Fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di bidang gizi olahraga memberikan keunggulan dalam menghadirkan program studi yang memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan industri kesehatan dan olahraga.

Inovasi dan Adaptasi: Kemampuan program studi untuk beradaptasi dengan perkembangan tren ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di bidang gizi olahraga menjadi nilai tambah yang dapat menarik minat calon mahasiswa.

Wawasan Kewirausahaan: Memiliki visi yang menyertakan unsur kewirausahaan memberikan program studi keuntungan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil dalam bidang ilmu tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang berbasis pada gizi olahraga.

Kualitas Pendidikan: Dapat mengembangkan kurikulum yang relevan dan berbasis pada riset dan inovasi terkini, yang mendukung pembentukan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Weaknesses (Kelemahan)

Sumber Daya Manusia Terbatas: Mungkin ada kekurangan dalam jumlah dan kualitas dosen atau tenaga pengajar yang memiliki keahlian mendalam di bidang gizi olahraga dan kewirausahaan.

Fasilitas dan Infrastruktur: Terbatasnya fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung riset dan pengembangan ilmu di bidang gizi olahraga bisa menjadi hambatan dalam mencapainya visi global.

Keterbatasan Pengalaman Internasional: Sebagai program studi yang bertujuan berdaya saing global, keterbatasan kolaborasi internasional atau jaringan di luar negeri dapat memperlambat pencapaian visi tersebut.

Pendanaan Penelitian: Terbatasnya dana untuk penelitian dan pengembangan di bidang gizi olahraga bisa menghambat inovasi dan riset yang diharapkan untuk memperkuat daya saing.

Opportunities (Peluang)

Tumbuhnya Industri Kesehatan dan Olahraga: Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kebugaran, program studi ini dapat menarik lebih banyak minat, baik dari mahasiswa lokal maupun internasional.

Kerja Sama dengan Industri: Peluang untuk menjalin kerja sama dengan industri olahraga, kesehatan, dan gizi untuk pengembangan kurikulum serta riset, sehingga menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja.

Globalisasi dan Perdagangan Bebas: Peluang untuk memperluas jaringan dan kerjasama internasional di bidang gizi olahraga, melalui program pertukaran mahasiswa, riset bersama, atau program magang internasional.

Tren Kewirausahaan di Bidang Kesehatan: Meningkatnya minat untuk menciptakan usaha di bidang kesehatan dan gizi olahraga memberikan peluang bagi lulusan untuk membuka usaha sendiri dan memanfaatkan ilmu yang didapat dalam program studi.

Threats (Ancaman)

Persaingan dengan Program Studi Lain: Adanya program studi lain yang lebih mapan atau memiliki spesialisasi yang serupa di tingkat internasional bisa menjadi ancaman bagi daya saing global program studi ini.

Perubahan Regulasi Pendidikan: Kebijakan pemerintah atau perubahan regulasi di bidang pendidikan tinggi dapat mempengaruhi pengembangan program studi dan alokasi dana untuk riset dan pengajaran.

Perubahan Tren Pasar: Tren yang cepat berubah dalam bidang olahraga dan kesehatan bisa membuat kurikulum yang diajarkan tidak lagi relevan jika tidak selalu diperbarui sesuai dengan kebutuhan pasar.

Keterbatasan Pengakuan Global: Adanya hambatan dalam mendapatkan pengakuan internasional yang cukup kuat untuk menjamin daya saing global program studi ini di tingkat dunia.

Kesimpulan:

Visi keilmuan program studi ini menunjukkan potensi yang besar, terutama dengan fokus pada inovasi, adaptasi, dan kewirausahaan di bidang gizi olahraga. Namun, untuk mencapai visi tersebut, perlu adanya perhatian lebih pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas riset, serta strategi pengembangan jaringan internasional yang dapat mendukung pencapaian daya saing global.